Pertama kali saya masuk di sekolah SMP PIUS Bakti Utama Kristen, kebetulan ada salah satu temen juga ngajar di situ sebut saja namanya Mba Mu´ínatul Khoeriyah biasa di panggil dengan sebutan Mba Iin, selain ngajar dia juga aktifis INDIPT. Saya menganggap ini suatu berkah buat saya yang tidak bisa dilupakan begitu saja. kebetulan beberapa waktu yang lalu saya saya iseng main kerumahnya mba iin, tidak ada acara formal cuma silaturahmi saja, disitu cuma ngobrol biasa tidak ada serius pada akhirnya pembicaraan itu sampai pada keseriusan mengajak saya untuk mengajar di sekolah tsb, waktu itu saya binggung untuk memutuskan iya atau tidak, karena belum ada pengalaman mengajar dan saat itu saya masih jadi mahasiswa, semester 7, jurusan Tarbiyah (PAI). Dia menyadarkan lamunanku, gimana bisa apa tidak? tanpa pikir panjang akhirnya saya terima saja.
Hari berikutnya saya berangkat bersama-sama Mba Iin, sesampainya disekolah saya diperkenalkan dengan kepala sekolah, guru, beserta karyawan-karyawan lainnya dan mereka menerimaku dengan baik.
Sungguh pengalaman yang sangat berharga yang belum pernah saya rasakan, karena jarang sekali duduk dengan beda agama, apa lagi mereka justru menerima dengan baik dan sangat menghargai kehadiran saya untuk mengajar pendidikan Agama Islam di sekolah tsb.